manfaat rebusan kulit manggis – Ada pengobatan alternatif untuk penderita penyakit ISPA yaitu, dengan kulit manggis selain tidak memiliki efek samping harganya juga terjangkau oleh masyarakat kalangan bawah.

Buah yang memiliki nama Latin niamangostana L. ini termasuk pada keluarga guttiferae dan termasuk kepada spesies dangenus Garcinia..

manfaat rebusan kulit manggis

Banyak orang menyebutkan bahwa buah manggis merupakan salah satu buah yang eksotik, karena buahnya yang eksotik maka buah ini banyak disukai oleh konsumen baik itu konsumen di dalam negeri maupun di luar negeri, selain daripada buahnya yang eksotik buah manggis juga memiliki rasa yang enak dan lezat.

Tekstur buahnya yang halus berwarna putih dan bentuk buahnya yang indah seringkali buah ini dijuluki Queen of Tropical Fruit

karena sangat banyak manfaat dari kulit manggis ini terutama untuk kesehatan maka perlu lah kita mengetahui cara untuk mengolah kulit manggis menjadi obat terutama untuk pengobatan infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.

ispa

Beruntung Indonesia diberi tanah yang subur, hampir setiap tanaman tumbuh subur di tanah air kita Indonesia, begitu juga dengan buah manggis sangat mudah kita temukan di seluruh wilayah nusantara.

Infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA adalah salah satu masalah serius yang menjadi perhatian Indonesia maupun dunia.

pada tahun 2008 UNICEF (United Nation International Children’s emergency) dan WHO (World health organization) memberikan laporan bahwa salah satu penyebab kematian paling banyak pada manusia adalah ISPA.

jika dibandingkan dengan angka kematian yang diakibatkan oleh penyakit AIDS, campak dan malaria. kematian yang disebabkan ISPA terutama 90% Pneumonia terjadi di negara berkembang dan kurang berkembang seperti Asia Tenggara, sub-sahara Afrika dan Asia Selatan.

di sub-sahara terjadi 1.022.000 kasus pertahunnya sedangkan 702.000 kasus terjadi di Asia Selatan pertahun.

Kasus ISPA begitu mencengangkan di Indonesia. Bagaimana tidak, dalam jangka 10 tahun antara tahun 2000-2010 persentase atas kasus penyakit ISPA berkisar 24,6% sampai 35,9% berdasarkan pada hasil survei, kematian yang terjadi pada balita 1 sampai 4 tahun atau AKABA pada tahun 2007 54 sebesar 44 dari 1000 yang angka kelahiran, 15,5% terjadi kematian pada balita dengan usia Kisaran 1 sampai 5 tahun, itu semua terjadi karena disebabkan oleh ISPA, sesuai dengan data tadi. itu menunjukkan bahwa rata-rata di Indonesia ada sekitar 83 orang setiap harinya meninggal karena ISPA sehingga wajar saja jika riskesdas menempatkan penyakit ISPA ini pada peringkat kedua pada kematian balita di Indonesia.

Bukan tanpa alasan yang jelas persoalan ISPA terjadi pada mayoritas negara berkembang.

Pencemaran lingkungan yang tinggi yang terjadi di negara-negara berkembang menjadi salah satu penyebab atau faktor yang meningkatkan data orang yang meninggal akibat penyakit ISPA.

Meski bagaimanapun juga faktor utama timbulnya penyakit ISPA adalah faktor lingkungan yang tidak sehat seperti pencahayaan yang kurang baik, kelembaban, air minum yang kurang sehat, tempat sampah yang kurang memadai, dan tentunya pencemaran udara. (KEMENKES RI 2011)

Pada artikel kesehatan ini ada sebuah gagasan atau ide yang dapat memberikan solusi alternatif pada penyakit ISPA

dengan menggunakan pengobatan alternatif herbal kulit manggis yang aman dan tidak memiliki efek samping dan sangat terjangkau oleh semua kalangan masyarakat.

Dengan penuh harap artikel ini bisa dibaca oleh banyak orang agar setiap orang yang memiliki penyakit ISPA dapat memperoleh obat tanpa efek samping, selain itu juga saya berharap penyakit ISPA ini tidak terjadi di semua lapisan masyarakat.

Manfaat Rebusan Kulit Manggis

Apa keterkaitannya penyakit ISPA dengan kulit manggis ?

Salah seorang ilmuwan dari Jerman pada tahun 1855 yang bernama Schmid W Liebigs, melakukan penelitian pada kulit buah manggis Xanthone

kulit manggis xanthone memiliki antioksidan yang sangat tinggi, buah manggis mengandung jenis antioksidan xanthone sebanyak 43 jenis yang memiliki kemampuan untuk memperkuat sistem imun pada tubuh, selain itu juga antioksidan xanthone dapat mendukung keseimbangan mikrobakterial dan Membuat kesehatan mental menjadi positif.

Xanthones juga memiliki kandungan yang berfungsi untuk melawan Radikal bebas, Radikal bebas biasanya berupaya untuk memperoleh struktur stabil dengan cara mendapatkan Sel elektron yang ada pada tubuh manusia.

Solusi Atasi Penyakit ISPA
Pada umumnya pasien dengan penyakit ISPA mendapatkan pengobatan dari medis dengan menggunakan senyawa kimiawi. Penggunaan obat kimia tentu akan menimbulkan efek samping kedepannya.

Pengobatan atau treatment yang biasa dilakukan pada penderita ISPA yaitu dengan memberikan obat Paracetamol, ampisilin dan lain-lain.

Efek samping yang akan terjadi pada anak-anak yang mengkonsumsi obat-obatan tersebut adalah kecacatan.

Sudah umum diketahui bahwa obat yang dikonsumsi lama-kelamaan akan menjadi racun dalam tubuh.

Apakah kondisi ini dapat diubah?

Ada satu solusi yang dapat mengobati ISPA yaitu dengan kulit manggis

Kulit Manggis selain tidak memiliki efek samping, harganya juga terjangkau oleh masyarakat kalangan apapun.

Apa saja yang terkandung pada kulit buah manggis?
Kandungan yang dimiliki oleh kulit buah manggis adalah senyawa xanthone yang meliputi mangostinon A, mangostenol, mangostin, mangostinon B, gartanin, dan trapezifolizanthone, senyawa-senyawa itu sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan tubuh kita.

xanthone yang terdapat pada kulit manggis memiliki antioksidan yang sangat tinggi, antioksidan yang terkandung pada kulit manggis sebanyak 66,7 kali wortel dan 8,3 kali kulit jeruk.

xanthone yang berperan sebagai antioksidan memiliki gugus hidroksida yang cukup efektif dalam mengikat radikal bebas yang menjadi salah satu faktor penyebab rusaknya sel pada tubuh.

Yang lebih menakjubkannya lagi, nilai gugus hidroksida yang ada pada xanthone sangat besar sekali yaitu Kisaran 17.000 sampai 20.000.

Banyak sekali yang tidak memanfaatkan kulit buah manggis, Kebanyakan orang menjadikan kulit buah manggis sebagai limbah, padahal kulit buah manggis mengandung 62,05% air 1,01% abu, 0,63 persen lemak, 0,71% protein, 1,17% gula, dan 35,61% karbohidrat.

Gugus hidroksi yang dimiliki xanthone sangat efektif dalam menangkal radikal bebas yang ada pada tubuh serta mengobati penyakit degeneratif dan mencegahnya,

senyawa xanthone cukup langka kita temukan senyawa xanthone hanya ditemukan di alam pada familiclusiceae dan gentianaceae.

Dari 200 jenis xanthone 40 jenis ditemukan di buah manggis dan yang paling banyak di bagian kulitnya.

Kulit manggis membentuk xanthone pada umur sebulan. Pada umur sebulan kadar xanthone di kulit manggis mengandung sebesar 14,67 mg /g, Dan terus meningkat sesuai umurnya yang terus bertambah.

Pada umur 2 bulan kulit manggis mengandung xanthone sebesar 16,21 mg/g, 3 bulan (15,47mg/g) dan 4 bulan (15,68 mg/g). Tidak hanya sampai disitu kadar xanthone yang ada pada kulit manggis bisa meningkat jika buahnya disimpan sampai 4 Minggu terhitung sejak buah manggis dipetik, peningkatannya hampir dua kali lipat lebih.

Cara Mendapatkan Manfaat rebusan kulit manggis untuk pengobatan ISPA

Setelah kita ketahui kandungan yang terdapat pada kulit manggis dan kita juga telah mengetahui begitu banyaknya manfaat mengkonsumsi kulit manggis, maka cukup penting untuk diketahui cara yang baik dan benar dalam mengolah kulit manggis untuk dijadikan sebagai obat, khususnya untuk pengobatan ISPA.

berikut cara mudah mengolah kulit manggis untuk dijadikan sebagai obat :

  1. Pertama-tama ambil 5 kulit buah manggis yang sudah matang lalu rebus pada air mendidih.
  2. Pada air rebusan kulit manggis mengandung sari pati kulit manggis
  3. Air rebusan itulah yang dijadikan sebagai obat ISPA, agar lebih enak rasanya tambahkan gula jawa agar tidak terasa pahit
  4. Kulit buah manggis yang sudah direbus juga bisa langsung di konsumsi dengan campuran madu agar rasanya tidak pahit