Ketika duduk dibangku sekolah tentunya pernah membahas mengenai peta persebaran penduduk dan kepadatan penduduk bukan dalam pelajaran geografi. Biasanya suatu negara seringkali mengalami kepadatan penduduk yang mengakibatkan timbulnya masalah sosial tertentu. Namun hal ini berbeda dengan 5 negara jarang penduduk di Eropa yang akan kita ulas bersama ini. Tidak seperti negara di Eropa lainnya yang biasanya selalu identik dengan kepadatan penduduk dan tingginya tingkat ekonomi.

Namun ada 5 negara yang ternyata memiliki penduduk dengan jumlah yang sangat sedikit dan tidak seperti negara maju lainnya. Berikut adalah ulasan mengenai 5 negara yang penduduknya jarang di Eropa yang dapat dijadikan tambahan  pengetahuan:

1. Negara Republik Islam Mauritania

5 negara jarang penduduk di Eropa yang pertama datang dari Negara Republik Islam Mauritania, sebuah negara yang terletak di barat laut Benua Afrika. Negara ini berbatasan di sebelah barat dengan Samudra Atlantik dan sebelah barat daya dari Senegal. Di mana negara ini berada di berdekatan juga dengan Mali, Aljazair serta Maroko.

Negara Republik Islam Muritania merupakan salah satu negara dengan luas wilayah menyerupai Negara Mesir atau Ontario. Dengan besaran wilayah yang demikian, negara ini hanya memiliki 3 juta penduduk saja dan tergolong sangat jarang. Jarangnya penduduk di Mauritania membuat negara ini tergolong sepi di banding dengan negara Eropa lainnya.

2. Negara Republik Islandia

Negara terjarang untuk dihuni pada dataran Eropa selanjutnya datang dari Negara Republik Islandia, negara ini merupakan negara yang berbentuk pula dan terletak di Eropa Utara. Pulau Islandia sendiri mengapung pada Samudra Atlantik dan diapit oleh daratan Eropa juga Greenland. Negara Republik Islandia ini hanya memiliki jumlah penduduk 300.000 saja dan luasnya hanya seperti Negara Kentucky.

3. Negara Vatikan

Untuk negara terjarang lainnya di dataran Eropa datang dari Negara Vatikan dan hanya memiliki sedikit sekali penduduk dengan jumlah pertumbuhan yang minim. Pada terakhir survei tahun 2017 jumlah penduduk Vatikan hanya berjumlah 1000 penduduk saja dengan angka kelahiran yang minim. Hanya berdiri pada wilayah seluas 0,44 km persegi membuat negara ini menjadi negara yang jarang ditinggali di Eropa.

4. Negara Monako

Negara ke empat yang jarang juga ditinggali dan berada pada wilayah Eropa adalah Negara Monako. Meski namanya tidak asing untuk didengar dan diketahui namun ternyata negara ini termasuk dalam daftar negara yang jarang ditinggali. Monako hanya memiliki luas wilayah sebesar 2 km persegi dengan jumlah penduduk yang minim.

Survei yang diadakan menunjukan bahwa jumlah penduduk di Negara Monako hanya sebesar 21.516 penduduk saja. Ini jelas berbeda dan sangat minim dibandingkan dengan bagian Eropa lainnya. Kemudian untuk angka pertumbuhan di Negara ini hanya sejumlah 0,4 % saja dan ini jelas dikategorikan sangat rendah.

5. Negara San Marino

Negara ber-ibu kota San Marino ini merupakan negara ke lima yang memiliki tingkat kepadatan penduduk rendah, alias menjadi negara yang jarang ditinggali. Memiliki penduduk pada jumlah 33.779 membuat San Marino dinobatkan sebagai negara terjarang lainnya yang ada di daratan Eropa. Hal ini karena memang berbeda dengan jumlah pertumbuhan penduduk di Eropa lainnya yang jauh hingga mencapai jutaan penduduk.

Luas wilayahnya hanya berada pada nominal 61 km persegi yang termasuk kecil dibandingkan dengan luas wilayah lain di Eropa. Kemudian untuk pertumbuhan penduduknya hanya pada angka 0,7% persen saja. Hal ini menjadikan San Marino menjadi negara dengan penduduk yang jarang di Eropa.

Itulah 5 negara jarang penduduk di Eropa yang bisa menjadi tambahan  pengetahuan serta dapat dijadikan referensi. Jumlah penduduk yang sedikit mungkin bisa menghasilkan berbagai keuntungan namun ada juga kerugiannya. Namun itulah beberapa negara di Eropa yang jarang terisi oleh penduduk.