Kekuasaan yang diiringi dengan kekejaman dapat menimbulkan tirani kepemimpinan yang ditaktor di mana pemimpin akan selalu bersikap semena-mena dan memaksakan apa yang diinginkannya. Bukan disertai tanpa alasan pemimpin yang seperti itu, memiliki faktor tersendiri atas kesewenangan yang mereka gunakan. Berbicara tentang ditaktor, cukup banyak tercatat dalam sejarah bahwa pemimpin dunia juga ada yang memikiki sifat seperti itu. Tapi disini hanya  akan diuraikan 5 pemimpin dunia terkejam, sebagai berikut:

1. Josef stalin

Josef stalin merupakan tokoh yang aktif  dalam revolusi boleshevik pada masa  tahun 1917, dan ia pun mulai menjalan kekuasaan politik sejak tahun itu. dia  merupakan revolusi uni soviet yang berasal dari georgia.  tahun 1928 stalin menjalankan rencana terkait pembangunan agrikultur dan industri. Akibatnya terdapat banyak ratusan rakyatnya yang miskin mengalami kelapara n bahkan sampai kematian.

Kemudian pada era 1930-an josef stalin menjadi diktaktor de facto uni Soviet. Pemimpin dunia terkejam yang satu ini adalah pemimpin Perang Dunia II yang  melakukan perlawanan terhadap NAZI  serta juga terkenal kejam terhadap musuh politiknya.

2. Adolf hitler

Seorang pemimpin asal jerman yang juga merupakan ketua NAZI. Adolf hitler menduduki jabatan sebagai kanselir jerman masa tahun 1933 sampai dengan 1945.Dia juga menjadi pemimpin diktaktor NAZI pada tahun 1934 sampai 1945. Kebijakan  hitler yang termotivasi oleh ras mengakibatkan kisaran 50 juta jiwa meninggal pada Perang Dunia II.

Termasuk 6 juta kaum Yahudi didalamnya. Pada masa itu NAZI  memenjarakan serta membunuh orang Katolik, pembangkang politik dan homoseksual di atas segala kepentingan mereka. yang utamanya menargetkan orang Yahudi .

3. Mao zedong

Pemimpin dunia terkejam berikutnya adalah pemimpin komunis asal China yang membentuk Republik Rakyat China.Pada tahun 1959, Mao zedong membuat program ‘lompatan jauh depan’ – sebuah kebijakan yang memperburuk perekonomian rakyat china.Mao Zedong memprakarsai revolusi kebudayaan proletar.Pada masa itu Mao zedong pun menghapus  budaya kapitalis, dan membunuh korban jutaan orang.

sejumlah 40 hingga 70 juta orang menjadi korban jiwa karena kelaparan dan pembunuhan massal. Mao zedong juga memperkenalkan kebijakan sewa tanah terhadap negara-negara yang dianggap musuhhnya.

4. Pol pot

Pol pot adalah seorang  yang memimpin khmer merah dan penggagas revolusioner kamboja. Khmer merah merupakan organisasi komunis yang dibentuk untuk menentang pemerintahan kamboja pada tahun 1960an. Pada masa kepemimpinannya Pol pot merelokasikan penduduk kota ke pedesaan untuk bekerja diladang.Dengan upaya perbudakan, sehingga mengakibatkan kesehatan yang  buruk.

dan berdampak pada kematian  juta nyawa penduduk kamboja. Penduduk kamboja pada masa itu diisolasikan dari pengaruh asing. Sekolah, Bank dan sejumlah rumah sakit diberhentikan sistem operasionalnya. Reformasi radikalnya  membuat Khmer Merah menjadi  tumbang. Dan tercatat dalam sejarah Asia tenggrara sebagai fase yang paling berdarah.

5. Saddam hussein

Saddam hussein merupakan seorang presiden Irak pada tahun 1979. kemudian kekuasaannya berakhir ketika diserang  pasukan koalisi dimana  terpimpin Amerika serikat  tahun 2003. Kebencian diktaktornya erhadap etnis kurdi nyaris tanpa batas. Sepanjang kekuasaannya yang diawali  tahun 1979 hingga tahun 2003, tercatat oleh sejarah ada 300.000 korban jiwa warga Kurdi yang tewas oleh tangan pengikut Saddam hussein.

Di mana dirinya juga menerapkan sistem pemerintahan yang otoriter melalui perang iran-irak pada tahun 1980-1988. Perang tersebut menyebabkan penurunan drastis standar kualitas hidup dan hak asasi manusia.

Itulah informasi terkait pemimpin dunia terkejam yang tercatat cukup diktaktor pada masa pemerintahannya. Pemimpin yang cukup mengakibatkan kerusakan terhadap lingkungan hidup, kematian korban jiwa serta kewenangan hak asasi manusia. Perlu diingat pemimpin merupakan tokoh sentral yang seharusnya mengayomi rakyatnya. Tetapi didunia ini tidak jarang sebuah negara dipimpin oleh pemimpin yang kejam.